Review Lengkap Rujak Cingur 60.000 yang Viral di Surabaya

Setelah lebaran tahun 2019 ini Surabaya dihebohkan oleh sebuah video yang viral melalui WA dan facebook. Dalam video tersebut terdengar seorang laki-laki sepertinya kaget dengan harga rujak cingur yang baru saja dimakannya yang sampai 60 ribu Rupiah. Padahal warungnya ada di pinggir jalan, bukan di warung atau restoran.

Mbak Mella si penjual rujak menjawab dengan ketus, bahwa rujaknya memang 60 ribu Rupiah dan itu porsinya memang banyak. Minumnya es Manado 15 ribu Rupiah itu porsi Jumbo.

Setelah rujaknya viral, warung rujak Mbak Mella menjadi semakin laris dikunjungi pembeli. Hari Senin 17 Juni 2019 saya sengaja datang ke sana untuk mencari jawaban atas pertanyaan yang banyak diajukan penonton channel youtube Budiono Sukses.

Videonya silakan ditonton dari awal sampai habis, supaya gak ada salah faham!

Benarkah Harganya Segitu Sejak Dulu?

Menurut penuturan beberapa kawan, misalnya Sylvia Nicodemus, salah satu admin Surabaya Kuliner, yang pernah membeli rujak itu beberapa bulan lalu, harnya waktu itu sudah 50 ribu. Maka menjadi wajar jika sekarang harganya 60 ribu. Jadi bisa dipastikan itu bukan getok harga (alias ngentol dalam bahasa Jawa).

Mbak Mella sendiri mengaku kalau harga rujaknya sudah mahal sejak dia jualan karena porsinya memang banyak, full cingur, katanya. Kalau gak mau harga segitu ya gak usah beli, gitu kata Mbak Mella dengan lepas.

Sosok yang sedang viral ini memang terkenal ceplas-ceplos dan menjawab semua pertanyaan secara spontan. Tidak ada jaim-jaiman.

rujak cingur  mbak mella viral

Porsinya Konon Lebih Banyak Setelah Viral?

Menurut pengakuan Mbak Mella, porsi rujaknya sudah banyak sejak dulu. Bahannya berkualitas, kacangnya banyak, petisnya 2 jenis: petis Madura dan petis udang, bawang gorengnya banyak, pakai pisang batu muda segar, buah-buahnya segar dan banyak, terus tak ketinggalan: full cingur!

Tapi sehari setelah videonya viral di WA, seorang kawan pendengar Radio Suara Surabaya beli ke lokasi dan ditunjukkan videonya ke kami melalui grup WA khusus, kelihatan porsinya tidak sebanyak yang sekarang.

Menurut saya itu wajar, karena setelah viral itu Mbak Mella didatangi oleh petugas dari Kelurahan dan Kepolisian, dinasihati mengenai kewajaran harga rujaknya. Maka sangat mungkin untuk membuatnya menjadi wajar jika dijual 60 ribu Rupiah, Mbak Mella menambah porsi rujaknya menjadi lebih banyak lagi.

Sylvia Nicodemus menambahkan, waktu dia beli beberapa bulan lalu ketika harganya masih 50 ribu, porsinya memang sudah banyak, tapi memang yang sekarang kelihatannya jauh lebih banyak.

Boleh Beli Separo Gak?

Saya sudah menanyakan langsung ke Mbak Mella, perihal porsi rujaknya yang besar, tentu saja tidak bisa dihabiskan oleh satu orang.

“Boleh gak Mbak beli separo?”, tanya saya.

“Gak boleh mas! Segini saja, biar mblenger mangan cingur!”, sahut Mbak Mella spontan

Dengan demikian, sebaiknya teman-teman yang penasaran dengan rujak cingur Mbak Mella ini, belilah sebungkus untuk 2 sampai 3 orang doyan makan. Karena saya sudah membuktikan sendiri, porsinya gede banget. Bahkan saya hanya sanggup menghabiskan dua pertiga saja!

Itu Cingur Garangan, atau Sapi?

Seseorang di grup facebook sempat berseloroh bahwa itu adalah cingur garangan alias musang. Sudah jelas itu bukan cingur (bibir) musang, karen musang ukurannya kecil, sedangkan sapi cingurnya tebal.

Saya sudah melihat sendiri dan memang dilihatkan cingur sapi 2 ember penuh sekitar 10 kilogram totalnya.

Kalau ada yang tanya itu full cingur atau campur cecek / kikil? Menurut Mbak Mella itu full cingur. Di embernya memang ada cingur sapi besar-besar. Tapi di bawahnya ada tumpukan seperti cingur yang sudah dipotong-potong. Nah yang sudah dipotong itu menurut Mbak Mella adalah cingur yang sudah dipotong di rumah supaya mudah dalam penyajiannya.

Ketika makan, saya tidak bisa membandingkan antara potongan yang jelas-jelas bekas hidung sapi, dengan potongan yang lain. Rasanya sama saja, atau setidaknya sangat mirip!

Suaminya Cuci Darah karena Gagal Ginjal?

Ini juga saya tanyakan, apakah benar Mbak Mella jualan rujak cingur seharga 60 ribu itu untuk menutup biaya cuci darah suaminya yang gagal ginjal?

Jawaban mbak Mella adalah iya. Suaminya cuci darah sudah 6 bulan terakhir dan harus rutin cuci darah di RSI Jemursari. Biaya sekali cuci darah lebih dari 1 juta. Sebenarnya sudah punya BPJS, namun ada obat lain yang harus dibeli sendiri oleh pasien.

Saya tidak melakukan penyelidikan lebih lanjut ke rumah Mbak Mella untuk melihat langsung suaminya, atau menanyakan langsung ke Rumah Sakit, tentang kebenaran pengakuan tersebut. Bagi saya, pengakuan Mbak Mella sudah cukup untuk dipercaya.

Gayanya memang spontan, ceplas-ceplos. Tapi itu sudah gaya umum Arek Suroboyo!

Leave a Reply