Finna Foodies Cooking Competition di Food Junction

Apa jadinya jika para blogger, instagrammer dan youtuber yang selama ini sering mengunggah konten-konten tentang makanan, didaulat untuk turun menjadi chef dadakan?

Seru!

finna foodies cooking competition food junction

Itulah yang kemarin terjadi. Minggu 21 Januari 2018 mereka para foodies dikumpulkan di Food Junction Grand Pakuwon untuk beradu kekompakan bersama timnya dalam membuat sebuah kreasi masakan berbahan top secret yang tersimpan di dalam mystery box.

Yap, mereka adalah para peserta Finna Foodies Cooking Competition with Chef Ken.

Hanya ada 2 bahan yang sudah diketahui sebelumnya, yaitu: Sambal Uleg Finna dan Kerupuk Finna.

sambal uleg finna

Total ada 30 kelompok. Masing-masing terdiri dari 2 orang. Mereka menempati sebuah cooking station yang dipilih secara acak di meja registrasi.

Jurinya gak tanggung-tanggung. Chef Ken! Tidak usah saya jelaskan karena pasti sudah pada tahu chef kenamaan yang mengharumkan nama Surabaya di ajang adu bakat Masterchef Indonesia ini :p

Juga ada food curator kenamaan Surabaya, siapa lagi kalau bukan Jiewa. Wooohhh… 

Saya bersama istri menempati meja nomor 12. Setelah hitungan mundur, semua peserta membuka mystery box bersama-sama. Kami dikasih waktu 1 menit untuk memutuskan akan mengambil apa saja, dan meninggalkan 2 bahan yang tidak akan dipakai.

Kami dapat kentang, jagung manis, daging sapi, telor, daun jeruk, gula, garam, bawang merah, bawang putih, saos Finna, beserta bumbu-bumbu pelengkap lainnya. Semua bahan kami keluarkan kecuali terong dan satu lagi bahan yang gak akan kami pakai.

Sejujurnya, kami belum tahu mau masak apa?!

Melihat peserta yang lain, sebenarnya saya sudah pesimis. Gak mungkin menang. Ada Cak Tatax dan istrinya yang jago masak, ada Amanda Kohar yang pacarnya jago masak, dan banyak Ibu-ibu yang sejak waktu dimulai, langsung cak cek srat sret seperti sudah faham apa yang mau dibuat.

Tapi istri saya tetap menyemangati supaya membuat masakan terbaik. Oke, mari kita eksekusi meski tanpa tujuan yang jelas! Wahahaha..

foodies cooking competition

Kentang dan jagung manisnya saya rebus. Bumbu-bumbunya dipotong-potong oleh istri saya. Belum bisa membayangkan ini nanti akan jadi apa.

Ternyata merebus kentang butuh waktu yang lama. Air mineral 330 ml yang saya masukkan ke dalam wajan sampai hampir habis, tapi kentangnya tak kunjung empuk. Ya sudah, diambil aja kentangnya daripada gosong!

Saya dan istri sembat berdebat mau diapakan telurnya. Dibuat scrambled egg, atau diceplok biasa jadi telor mata sapi?

Setelah perdebatan panjang selama 10 menit, akhirnya telor itu diceplok di dalam minyak yang cukup banyak. Beberapa menit kemudian, diangkat dan ditaruh ke atas piring putih. Yak, itulah elemen makanan kami yang pertama kali jadi 🙂

Istri saya terlihat masih bersemangat. Saya gak mau mengendurkan semangatnya meskipun faham betul peta kompetisinya.

Saya mendapat tugas untuk menggoreng kerupuk Finna. Panitia menyediakan station khusus untuk goreng menggoreng kerupuk. Saya lihat di sana banyak kerupuk ditinggal tuannya karena gosong! Jiahaahhaah..

Akhirnya saya mondar mandir ke cooking station lain. Barangkali ada kerupuk peserta lain yang bisa saya adopsi. Dan ternyata berhasil. Meja sebelah saya menggoreng kerupuk terlalu banyak. Sementara mereka hanya butuh beberapa helai untuk plating masakannya yang sudah jadi.

Waktu mendekati habis. Masakan kami sudah jadi. This is it, Oseng Sapi Sambal Finna!

finna cooking competition

Hasil masakan tadi kemudian kami potret di meja yang disediakan khusus oleh panitia. Kemudian kami bawa kembali ke meja kami untuk menunggu giliran dicicipi dan dinilai oleh dewan juri yang terhormat.

Sambil menunggu penjurian, para peserta bebas berkeliling Food Junction. Mereka mendapatkan voucher makan minum 50 ribu dari panitia. Wah, ini panitianya luar biasa perhatian dengan peserta. Sampai dikasih vocher makan siang segala!

Di dekat Food Junction juga ada mushola kecil tapi bersih. Kami yang muslim bisa sholat dhuhur dulu di situ.

food junction grand pakuwon

Di area terbuka Food Junction, terdapat sebuah kolam dengan air mancur di tengahnya. Di kolam itu ada perahu bebek yang bisa dinaiki untuk berkeliling kolam. Di sebelah sana, ada jinontro alias bianglala alias ferris wheels ukuran sedang.

Wah keren banget Food Junction ini. Kapan-kapan pengen ke sana lagi mengajak 2 anak lanang jagoanku. Dek Abhi pasti seneng banget melihat air mancur itu.

Setelah mondar mandir ke meja lain, akhirnya Chef Ken dan Jiewa sampai juga ke meja kami. Saya langsung menghampiri mereka.

Chef Ken mencongkel kentang kami yang masih mentah. “Apa ini, sudah mateng belum nih?”, katanya. Ketahuan deh!

Lalu mengambil kuning telor ceplok kami dengan sendok, dan mengangkatnya ke atas, melihat bawahnya. “Wah bagus ini!”, begitu komentar Chef Ken yang melegakan kami, terutama istri saya yang langsung senyam senyum sendiri karena telor ceploknya dinilai bagus oleh Chef Ken yang kondang ituh!

Saya tanya ke Jiewa, gimana rasa masakan kami. Dijawabnya: “Enak, kerupuknya!”, Hoalaaahh hwwwwww…

foodies cooking competition finna food junction

Amanda Kohar keluar sebagai juara pertama dan berhak mendapat hadiah uang tunai 2 juta. Wah pantas saja, pacarnya jago masak! Dari blogger ada Dito Kartiko yang menang juara 3 dan berhak atas hadiah uang tunai 1 juta. Wah gak nyangka, manten baru ini bisa masak juga rupanya?!

Selain juara 1 sampai 3, panitia juga memberikan hadiah untuk jura favorit dan foto instragram terbaik.

Selamat kepada para juara. Berkat kami-kami yang tidak jago masaklah kalian bisa menang. Awas ya, tahun depan kalian pasti kalah dengan kami jika Finna Foodies Cooking Competition with Chef Ken diadakan lagi!

11 Comments

  1. Nurulrahma 22/01/2018
  2. Yuniari Nukti 22/01/2018
  3. frida anggraeni 22/01/2018
  4. Nabila Haqi 23/01/2018
    • budiono 23/01/2018
  5. potretbikers 23/01/2018
  6. diane 23/01/2018
  7. Munasyaroh Fadhilah 23/01/2018
  8. M Rahman Hakim 24/01/2018
  9. Vicky Laurentina 12/02/2018

Leave a Reply