Wage Rudolf Supratman dalam Film WAGE

film wage

Saya baru tahu kalau Wage Rudolf Supratman, pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, ternyata orang Indonesia, dan muslim. Awalnya saya mengira dia adalah orang Belanda, karena ada Rudolf-nya.

Maka ketika menyaksikan film WAGE di Delta 21 Surabaya Plaza, Kamis 9 November 2017 kemarin, saya tercengang dengan beberapa fakta yang baru saya ketahui. Ya, film WAGE, dibuat berdasarkan kisah nyata tentang Wage Rudolf Supratman. Bukan fiksi sejarah.

rendra bagus pamungkas pemeran wage rudolf supratman

pemeran film wage rudolf supratman

Singkatnya, film WAGE ini menceritakan tentang Wage Rudolf Supratman yang sejak kecil sudah mempunyai jiwa pemberani. Namanya diselipi “Rudolf” sebagai strategi supaya kelak bisa bersekolah di sekolah Belanda waktu itu.

Interaksinya dengan lingkungan sekitar membuat Wage mulai mengenal alat musik, termasuk biola. Ketika remaja, Wage sangat piawai memainkan biola dan menjadi pemain musik di sebuah cafe. Nonik-nonik Belanda banyak yang terpesona dengan permainan musik, sekaligus ketampanan wajahnya.

Melalui sebuah proses yang panjang, akhirnya Wage berhasil menciptakan lagu Indonesia Raya. Lagu tersebut hendak dinyanyikan di Kongres Pemuda II namun dilarang oleh Belanda. Berkat negosiasi yang alot, akhirnya lagu tersebut dinyanyikan hanya musiknya saja, tanpa syair.

Lagu tersebut secara cepat menyebar dari mulut ke mulut dan menjadi sangat terkenal. Wage kemudian ditangkap dan dipenjara karena dituduh melakukan gerakan perlawanan.

Bagaimana akhir dari Wage? Saksikan langsung di bioskop-bioskop kesayangan Anda hari ini juga. Film ini baru tayang tanggal 9 November, artinya beberapa hari ke depan masih akan tayang. Rugi kalau gak nonton!

Oia, dalam penayangan perdana tersebut, beberapa pemain WAGE hadir di Delta 21. John de Rantau sang sutradara juga hadir. Saya sempat ngobrol dan berfoto selfie dengan mereka. Termasuk dengan Rendra Bagus Saya berikan apresiasi tentang acting mereka yang bagus, juga tentang kepahlawanan Wage yang luar biasa!

One Response

  1. Nurulrahma 11/11/2017

Leave a Reply