Menjaga Daya Tahan Tubuh di Peralihan Musim

Menjaga daya tahan tubuh di peralihan antara musim penghujan dengan musim kemarau seperti sekarang ini memerlukan upaya ekstra. Apalagi buat orang yang memiliki segudang aktivitas. Indoor maupun outdoor. Bagi yang daya tahannya lemah, peralihan musim bisa menyebabkan mudah masuknya penyakit.

Batuk, pilek, dan radang tenggorokan adalah contoh penyakit yang umum diderita oleh banyak orang ketika musim seperti ini. Meskipun kelihatannya sepele, jika dibiarkan maka penyakit tadi bisa sangat mengganggu. Mau melakukan aktivitas rasanya malas. Apalagi jika disertai demam dan hidung mampet.

Lalu bagaimana caranya menjaga daya tahan tubuh supaya gak gampang sakit?

menjaga daya tahan tubuh

Peluncuran Vitacimin White dan Vitacimin Nutriglow (yuniarinukti)

Jawabannya telah saya dapatkan ketika menghadiri peluncuran Vitacimin White dan Vitacimin Nutriglow, hari ini, Sabtu 13 Mei 2017 di Hotel Wyndham Surabaya. Peluncuran dua varian baru Vitacimin tersebut dihadiri oleh brand ambassador-nya, Ruth Sahanaya dan Vidi Aldiano.

Menjaga Daya Tahan Tubuh itu Penting!

Ibu Inge Meliana Samadi, Head of Consumer Health Care, Takeda Indonesia menjelaskan bahwa pada saat musim peralihan seperti ini tubuh memerlukan daya tahan ekstra. Maka menjaga daya tahan tubuh supaya gak gampang sakit itu sangat penting. Jangan sampai aktivitas terganggu gara-gara sakit.

Untuk menjaga daya tahan tubuh di musim seperti ini, solusi praktisnya adalah dengan mengonsumsi sebutir Vitacimin yang sudah kita kenal sebelumnya, ditambah sebutir Vitacimin White atau Vitacimin Nutriglow, tergantung kita lebih banyak menjalankan aktivitas di dalam atau di luar ruangan.

Bagi yang aktivitasnya lebih banyak di luar ruangan, maka Vitacimin White bisa menjadi andalan karena selain mengandung vitamin C juga mengandung anti-onsidan yang dapat menangkal radikal bebas. Sedangkan yang aktivitasnya banyak berada di dalam ruangan, Vitacimin Nutriglow bisa menjadi andalan.

Oia, kedua varian baru Vitacimin tersebut sebenarnya lebih ditujukan untuk kaum perempuan yang memiliki segudang aktivitas. Tidak hanya bekerja, ketika di rumah juga masih harus mengurus suami dan anak-anak. Namun demikian bukan berarti kaum laki-laki tidak boleh mengonsumsinya karena keduanya memiliki zat yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh sehari-hari.

Jika kita lihat ke belakang, Vitacimin sendiri telah hadir sejak tahun 1971 dan kini telah memiliki banyak varian rasa untuk menyesuaikan dengan kebutuhan market Indonesia. Suplemen esensial dalam bentuk vitamin C tersebut diproduksi oleh Takeda Healthcare, perusahaan asal Jepang yang terkenal memiliki standar kualitas yang tinggi.

Leave a Reply