Aksi 1000 Lilin di Surabaya. Lihat Fotonya, Merinding!

Aksi 1000 Lilin di Surabaya digelar malam ini, Jumat 12 Mei 2017 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur atau dekat dengan Tugu Pahlawan. Aksi ini digagas oleh Vivid Sambas, mantan aktivis 98 dari Kampus ITS, dan mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat di Surabaya yang kemudian menamakan diri Arek Suroboyo Peduli NKRI.

Aksi serupa juga telah dan sedang digelar di beberapa kota lain di Indonesia. Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit, aksi 1000 lilin di Surabaya ini dapat dimaknai sebagai bentuk dukungan atau solidaritas untuk Ahok. Gubernur DKI Jakarta yang baru saja kalah Pilkada melawan Anies Baswedan, lalu atas tuduhan menistakan agama, ia diputus bersalah dan harus menjalani hukuman 2 tahun penjara.

Banyak yang menganggap hukuman tersebut tidak adil bagi Ahok dan menganggap peristiwa dihukumnya Ahok itu sebagai bentuk matinya keadilan di Indonesia dan berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI. Maka sebagai bentuk dukungan dan solidaritas, di beberapa daerah muncul aksi 1000 lilin, yang kemudian juga digelar di Surabaya malam ini.

aksi 1000 lilin di Surabaya

Foto: Aksi 1000 Lilin di Surabaya (@ChristianSetiawan09 via Instagram)

Gambar aksi 1000 lilin di Surabaya ini saya peroleh dari grup WhatsApp Kantin ITS yang hampir semua anggotanya adalah mantan aktivis 98. Tidak ada keterangan siapa yang memotret gambar ini.

Portal detikcom saya lihat juga menggunakan gambar ini dengan tambahan watermark di sudut kanan bawah. Tidak disebutkan juga siapa yang memotret. Hanya ada keterangan “Aksi 1000 Lilin di Tugu Pahlawan Surabaya” dan “istimewa“.

Jika memperhatikan gambar di atas, nampaknya jumlah peserta lebih dari 1000 orang. Otomatis lilin yang dinyalakan juga lebih dari 1000. Menunjukkan bahwa di Surabaya ini banyak juga warga yang merasa simpati kepada Ahok.

Saya sempat mengamati status medsos beberapa kawan. Mereka yang biasanya cuek dengan isu sosial apapun, menyatakan akan bergabung dengan aksi 1000 lilin di Surabaya ini.

Aksi 1000 Lilin di Surabaya Berjalan Lancar dan Tertib

Alhamdulillah kekhawatiran berbagai pihak terkait aksi 1000 lilin di Surabaya ini terjawab sudah dengan lancar dan tertibnya acara. Meski sempat membuat jalan di depan kantor Gubernur Jawa Timur tidak dapat dilalui kendaraan, namun secara seluruh rangkaian aksi berjalan dengan lancar dan tertib.

Tentang kebersihan, sesama peserta sudah saling mengingatkan sebelum berangkat, untuk menjaga kebersihan. Juga beredar anjuran untuk membawa kantong sampah sendiri dan membersihkan sisa lilin yang mungkin berceceran di jalan, seperti yang terjadi di tempat lain.

aksi 1000 lilin di Surabaya

Foto: lebih dari 1000 warga Surabaya tumpek blek dalam aksi 1000 lilin (@ChristianSetiawan09 via Instagram)

Dalam berbagai undangan yang tersebar secara viral melalui medsos dan grup WA sehari sebelumnya, tertulis bahwa akan ada sambutan dari Walikota Surabaya. Namun ternyata Ibu Tri Rismaharini tidak hadir dalam aksi 1000 lilin tersebut karena masih berada di Jakarta, mengikuti rapat dengan kementerian.

aksi 1000 lilin di Surabaya

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul dengan orasi atau sambutan dari perwakilan elemen masyarakat yang hadir, dan ditutup dengan doa bersama. Beberapa lagu nasional juga dinyanyikan peserta dengan khidmad dan penuh rasa haru.

Sekitar pukul 20.00 para peserta aksi 1000 lilin di Surabaya sudah membubarkan diri dengan tertib dan lalu lintas kembali normal.

Momentum Kebersamaan

Meskipun tidak hadir di lokasi, saya melihat Aksi 1000 Lilin di Surabaya ini memiliki sisi positif untuk kehidupan berbangsa dan bernegara ke depan. Sisi positif itu adalah bahwa dalam aksi tadi malam, kelompok masyarakat yang biasanya cuek dengan isu sosial apapun, biasanya tidak punya kepedulian, mendadak merasa terpanggil untuk turun ke lapangan.

Bahwa mungkin kehadiran sebagian dari mereka ini dipicu oleh rasa solidaritas berdasar kesamaan suku ataupun agama, itu perkara lain. Yang penting mereka sudah mau hadir turun ke lapangan, bersama elemen masyarakat yang lain.

Semoga hal itu dapat menjadi awal yang baik dan momentum bangkitnya kepedulian mereka terhadap isu-isu yang lain di kemudian hari. Semoga mereka mulai membaur dengan masyarakat kebanyakan, tidak lagi mengotakkan diri dalam lingkungan pergaulan yang cenderung tertutup dan ekslusif.

Ketika seluruh elemen bangsa bersatu dan bersinergi, saling peduli, saling menguntungkan, tidak lagi saling curiga ataupun saling jegal, maka Insya Allah bangsa ini dapat melesat maju menjadi bangsa yang besar dan disegani di seluruh dunia.

Semoga demikian.

———————————–

UPDATE: dari komentar yang masuk akhirnya saya mengetahui siapa yang punya foto tersebut, yaitu akun Instagram @ChristianSetiawan09. Saya telah meminta izin untuk menampilkan foto tersebut di blog ini. Terimakasih kawan!

8 Comments

  1. ndop 13/05/2017
    • budiono 13/05/2017
  2. Mbak Avy 13/05/2017
    • budiono 13/05/2017
  3. Merry 13/05/2017
    • budiono 13/05/2017
  4. Christian setiawan 15/05/2017

Leave a Reply