Menyaksikan Siaran Langsung Grebeg Suro 2016 Berkat Teknologi 4G LTE

Grebeg Suro 2016 yang baru saja usai minggu lalu terasa sungguh berbeda. Jika tahun-tahun sebelumnya kita harus hadir di lokasi untuk menyaksikan Festival Nasional Reyog Ponorogo, maka kemarin kita bisa menyaksikan siaran langsung melalui facebook dan YouTube.

grebeg suro 2016Foto: penampilan salah satu grup reyog dalam Festival Nasional Reyog Ponorogo XXIII (by Fera Nuraini)

Dipimpin oleh Kang Pardi, kawan-kawan blogger di Ponorogo secara sukarela menyiarkan agenda tahunan tersebut demi melayani warga Ponorogo yang tinggal di luar kota, bahkan luar negeri, supaya tetap bisa menyaksikan gegap gempita dan kemeriahan Ponorogo pada saat acara berlangsung.

Dan terbukti siaran langsung tersebut sangat diminati oleh pemirsa dari dalam maupun luar negeri. Saya sendiri termasuk warga Ponorogo yang kini sudah menetap di Surabaya, sangat terbantu dengan adanya siaran langsung tersebut. Saya bisa menyaksikan grup reyog dari berbagai daerah yang sedang tampil di Aloon-Aloon Ponorogo, hanya dari layar komputer saya di Surabaya.

Warga Ponorogo yang berada di luar negeri juga sangat terbantu dengan adanya siaran langsung ini. Berbagai komentar berisi ucapan terimakasih terus berdatangan pada saat siaran langsung. Apalagi ketika grup Reyog Singo Mudho asal Korea Selatan sedang tampil, penonton siaran langsung mengalami lonjakan yang sangat banyak.

Grup Reyog Singo Mudho adalah kumpulan para diaspora asal Ponorogo yang bekerja di Korea Selatan. Di sela-sela waktu bekerja, mereka masih menyempatkan berkumpul untuk turut melestarikan Reyog sebagai seni budaya asli Indonesia.

Rekaman di atas merupakan cuplikan siaran langsung Reyog Singo Mudho yang waktu itu disiarkan langsung melalui facebook dan ditonton oleh ribuan penonton dari dalam dan luar negeri.

Berkat Teknologi 4G LTE

Menurut saya, apa yang dilakukan kawan-kawan blogger Ponorogo tadi merupakan upaya untuk membangun Indonesia melalui teknologi informasi dan komunikasi.

Festival Nasional Reyog Ponorogo merupakan agenda tahunan yang digelar pemerintah kabupaten Ponorogo untuk melestarikan seni budaya asli Indonesia. Dukungan kawan-kawan blogger Ponorogo terhadap acara tersebut dengan melakukan siaran langsung, merupakan upaya untuk memperluas jangkauan audiens dan menggaungkan ke seluruh dunia bahwa di Ponorogo ada agenda rutin yang dapat dijadikan destinasi wisata bagi turis lokal maupun mancanegara.

peralatan-tempur-siaran-langsungFoto: peralatan tempur blogger Ponorogo ketika siaran langsung Festival Nasional Reyog Ponorogo XXIII. Kamera Ricoh Theta 360 disiarkan langsung melalui YouTube dan HP untuk siaran langsung melalui facebook. (by Fadhiah Elbas).

Saya tanya ke kawan-kawan blogger Ponorogo, bagaimana mereka bisa melakukan siaran langsung. Bukankah siaran langsung membutuhkan koneksi internet yang cepat? Rasanya mustahil di Ponorogo ada internet yang cepat. Oh ternyata di Ponorogo sudah ada sinyal 4G LTE dari XL, makanya sekarang bisa melakukan siaran langsung Festival Nasional Reyog Ponorogo XXIII dengan lancar! Terimakasih XL!

fadiah-elbas-grebeg-suro

Gambar: screenshoot ucapan terimakasih dari blogger Ponorogo atas sinyal kuat XL sehingga sekarang bisa siaran langsung.

blogger PonorogoFoto: blogger Ponorogo berpose di panggung usai pementasan terakhir Festival Nasional Reyog Ponorogo XXIII (by Jidat)

Secara pribadi saya mengucapkan terimakasih kepada kawan-kawan blogger Ponorogo: Kang Pardi, Jidat, Fera Nuraini, Dafhy, Tajus, Handris, Kang Eko, Fadhian Elbas, dan beberapa kawan lain yang turut meluangkan waktu, fikiran dan tenaganya untuk kesuksesan siaran langsung Festival Nasional Reyog Ponorogo XXIII kemarin. Upaya kalian sungguh luar biasa untuk turut menggaungkan Ponorogo ke kancah Internasional. Dengan segala keterbatasan sumber daya, kalian telah turut membangun Indonesia melalui teknologi informasi dan komunikasi.

Salam,
Budiono Sukses

2 Comments

  1. Jimmy Ahyari 27/10/2016
  2. Kang Pardi 05/12/2016

Leave a Reply