Persyaratan Mengajukan Kartu Kredit

Kemarin sore, sambil bermacet-macet ria di jalan, saya mendengar sebuah talkshow di Radio Suara Surabaya. Tema talkshow kali ini tentang bagaimana mendapatkan modal usaha dengan kartu kredit. Yang menjadi nara sumber adalah Roy Sakti penulis buku Credit Card Revolution.

Roy Sakti mengulas betapa kartu kredit bisa dijadikan andalan dalam mendapatkan modal yang cepat untuk berjaga-jaga seandainya kita sedang membutuhkan fresh money mendadak. Misalnya ada sebuah rumah dijual cepat seharga 100 juta karena pemiliknya harus membayar utang hari itu juga. Padahal dalam keadaan normal rumah itu bisa laku 150 juta.

Wah ini tentu sangat sayang untuk dilewatkan. Maka dengan dana yang ada di kartu kredit bisa digunakan untuk membeli rumah tersebut untuk kemudian menjualnya kembali dengan harga normal. Wow, dalam sekejap dapat untung berapa itu?

Masih banyak contoh-contoh lain yang dibahas oleh Roy Sakti dalam takshow selama 1 jam tersebut. Singkat cerita, kartu kredit ini selain dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, ternyata juga cukup ampuh dijadikan modal usaha.

syarat mengajukan kartu kredit

Yang kemudian menjadi pertanyaan, kan tidak semudah itu kita mendapatkan kartu kredit dengn limit ratusan juta hingga milyaran. Mungkin diantara kita banyak yang punya kartu kredit bertahun-tahun tapi limitnya hanya 3 jutaaaa terus. Tiap kali meminta kenaikan limit selalu ditolak. Gimana mau dijadikan modal?

Malah yang lebih parah lagi, banyak yang mengajukan kartu kredit selalu ditolak oleh bank. Mengajukan ke bank A ditolak, mengajukan ke bank B ditolak, mengajukan ke bank C juga ditolak. Ibarat kata sudah kenyang dengan penolakan.

Ada juga yang kartu kreditnya sudah banyak, tapi mengajukan ke bank tertentu selalu ditolak. Yang lain lagi beda lagi kasusnya. Sudah punya kartu kredit dari bank A dengan limit tinggi, mengajukan lagi ke bank B tapi hanya mendapatkan limit yang kecil. Kok bisa ya?

Sebenarnya jika tahu kuncinya, mengajukan kartu kredit itu sangat gampang. Saya sendiri hingga saat ini sudah memiliki beberapa kartu kredit, dan ada yang platinum. Dan semua saya dapatkan dengan mudah. Hanya kartu kredit pertama saja yang dulu agak susah. Mencoba 2 kali baru dikabulkan hehe..

Persyatakan supaya mudah diapprove ketika mengajukan kartu kredit menurut pengalaman saya hanya ada 4, yaitu:

  1. Memenuhi semua persyaratan yang diminta (melampirkan surat keterangan penghasilan, NPWP, slip gaji, KTP, dan sebagainya)
  2. Mengangkat telepon dari petugas survei, baik kita sendiri yang mengajukan, maupun saudara tidak serumah yang kita cantumkan nama dan nomor teleponnya.
  3. Mampu menjawab dengan TEPAT ketika diverifikasi via telepon. Biasanya pas ditelepon ini akan dilakukan pencocokan data. Namanya siapa, alamatnya di mana, kerja di mana, nama ibu kandung siapa, penghasilan berapa, dan sebagainya.
  4. Menyediakan nomor telepon fix line, bukan hanya GSM. Misal nomor kita sendiri dikasih nomor HP, lalu nomor saudara tidak serumah dikasih nomor fix line (nomor telepon kantor atau nomor telepon rumah)

Sedangkan untuk kartu kredit kedua dan seterusnya, selain yang 4 tadi, masih harus ditambah dengan 2 syarat berikut ini:

  1. Rekam jejak transaksi belanja dengan kartu kredit yang bagus
  2. Rekam jejak transaksi pembayaran tagihan kartu kredit yang bagus

Nah, sudah tahu persyaratannya, sekarang tinggal mengajukan. Bisa secara online kok. Gak harus datang ke bank penerbit. Buka saja website Cermati. Di sana sudaha da daftar kartu kredit berbagai bank yang dapat kita ajukan secara online. Sangat praktis! (adv)

4 Comments

  1. galihsatria 13/08/2015
  2. Ciciel 04/09/2015
  3. Aksesoris Fashion 20/09/2015

Leave a Reply