Jalur Mudik Surabaya Ponorogo

Tidak terasa Romadhon akan segera berlalu. Idul Fitri sudah di depan mata. Maka momen setahun sekali bernama MUDIK LEBARAN pasti akan menghiasi jalanan se Indonesia Raya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya juga akan mudik ke Ponorogo. Jarak yang tidak terlalu jauh dari Surabaya, tempat tinggal saya saat ini. Hanya 200an kilometer yang bisa ditempuh dalam 4 hingga 7 jam perjalanan dengan kendaraan pribadi.

jalur mudik surabaya ponorogo

Gambar di atas adalah gambaran jalur mudik yang akan kami lalui. Start dari head office Istana Hosting Surabaya Indonesia menuju head office dan workshop Budi Lestari, UD.

Perhatikan Kondisi Lalu-lintas

Sesuai pengalaman-pengalaman tahun sebelumnya, beberapa titik berikut ini perlu menjadi perhatian para pemudik yang akan melintasi jalur Surabaya Ponorogo:

  • Start dari rumah di Keputih, biasanya akan menghadapi kemacetan di Panjangjiwo, Jemursari, Achmad Yani hingga Bundaran Waru. Biasanya ditempuh dalam waktu 1 jam
  • Dari Bundaran Waru sampai Sepanjang biasanya juga akan nggremet alias padat merambat.
  • Masuk Bypass Krian biasanya akan lancar
  • Keluar Bypass Krian hingga Kota Mojokerto biasanya akan padat lancar
  • Masuk Bypass Mojokerto biasanya akan padat merambat khususnya di dekat Terminal Mojokerto karena ada traffic light di perempatan yang semua padat lalu lintas
  • Keluar Bypass Mojokerto hingga Mojoagung biasanya padat lancar karena jalannya sudah lebar dan mulus
  • Mojoagung hingga Jombang biasanya padat lancar, sedikit padat antara Peterongan hingga Universitas Darul Ulum karena ada krosing dengan bus yang keluar masuk Terminal Jombang dan jalannya hanya 2 lajur per arah
  • Dari Jombang hingga Kertosono, biasanya akan menghadapi kepadatan di sekitar Berak’an pertigaan ke Kediri itu karena jalan sempit, volume kendaraan banyak, dan banyak yang berhenti beli oleh-oleh krupuk upil khas Kertosono dan Tahu Takwa khas Kediri
  • Kertosono ke Nganjuk tahun kemarin memakan waktu paling panjang karena salah pengelolaan lalu lintas. Kita akan dibelokkan ke kanan melalui Bypass Nganjuk tembus Terminal dan Polres Nganjuk. Tahun lalu kami terjebak di situ lebih dari 2 jam sendiri karena bisa dikatakan cenderung berhenti. Yang mobilnya manual seperti saya harus siap-siap pegel di betis karena main kopling dan rem terus
  • Nganjuk ke Saradan biasanya relatif padat lancar. Ada beberapa persimpangan rel Kereta Api yang bikin padat beberapa saat. Di Wilangan sebelum masuk Sadaran akan ada kepadatan. Masuk hutan Saradan biasanya akan padat lancar karena banyak belokan dan tanjakan
  • Saradan ke Madiun akan melewati Caruban. Lalu lintas di sini cenderung lancar namun perlu ekstra waspada karena banyak jalan berkelok yang dimanfaatkan bus buat mendahului
  • Masuk Madiun akan padat lancar terutama ketika melintasi rel KA sebelum terminal lama (Carrefour). Di kota Madiun ada banyak sekali traffic light dan ini cukup menyita waktu. Baru jalan sedikit sudah ketemu TL lagi.
  • Lepas Madiun arah Ponorogo akan menemui beberapa titik kemacetan, yaitu di Pasar Pagotan, Pasar Dolopo dan jelang Mlilir.
  • Tiba di Ponorogo disambut tugu selamat datang berupa Patung Reog Ponorogo di kanan dan kiri. Dari situ sampai ke rumah tujuan mengambil jalur alternatif jalan desa yang hanya 2 lajur untuk 2 arah. Cukup sempit dan banyak lubang. Pelan-pelan saja karena di desa kadang ada yang menyeberang mendadak.
  • Alhamdulillah sampai rumah dengan selamat.

Periksa Kendaraan

Buat kawan yang mudik, hati-hati di jalan ya. Pastikan kendaraan dalam kondisi fit. Yang perlu dicek dari kendaraan adalah:

  • Tekanan semua roda harus pas sesuai takaran dari pabrik
  • Baut roda harus kencang sempurna
  • Mesin dalam keadaan prima
  • Semua lampu berfungsi normal
  • Klakson berfungsi normal
  • AC bersungsi normal supaya gak kepanasan di jalan lalu buka kaca yang bikin masuknya polusi udara
  • Rem berfungsi normal
  • Kopling berfungsi normal
  • Tuas gigi bersungsi normal
  • Air accu penuh dan normal (tidak soak)
  • Periksa alat yang dibutuhkan dalam keadaan darurat (dongkrak, kunci roda, segi tiga bahaya, kotak PPPK lengkap dengan isinya)
  • Siapkan nomor telepon yang akan dibutuhkan saat terjadi keadaan darurat, misalnya nomor telepon derek, nomor telepon bengkel resmi, nomor telepon asuransi, dsb..

Orangnya Juga Harus Fit

Selain kendaraan, orangnya juga harus fit supaya bisa berkendara tanpa rasa lelah dan mengantuk. Maka usahakan:

  • istirahat yang cukup sebelum berangkat
  • berhenti di tempat peristirahatan jika sudah merasa lelah atau ngantuk
  • jika tidak kuat mengemudi sambil berpuasa, boleh tidak berpuasa namun mengganti di hari yang lain

Supaya tidak ada barang yang ketinggalan:

  • Bikin check list apa saja yang akan dibawa
  • Masukkan ke tas / koper, lalu centang di check list jika sudah
  • Masukkan ke mobil sehari sebelumnya
  • Periksa ulang apa semua yang ada di check list sudah dimasukkan mobil
  • Minta anggota keluarga untuk mengingatkan barangkali ada yang belum masuk check list

Selama ditinggal mudik:

  • Cabut semua kontak listrik, kecuali yang perlu-perlu saja
  • Periksa kompor, pastikan sudah mati, jika perlu cabut selang elpijinya
  • Pastikan keluar rumah sudah membawa kunci rumah cadangan buat jaga-jaga ketika salah satu kunci hilang / ketinggalan di tempat tujuan mudik
  • Nyalakan lampu luar rumah. Gunakan fitting bersensor cahaya, yang akan otomatis menyalakan lampu ketika malam dan mematikannya ketika siang
  • Titipkan rumah ke sekuriti perumahan

Selamat mudik untuk semuanya. Semoga selamat dalam perjalanan.

6 Comments

  1. Bintang Yoga 16/07/2015
  2. Blogger Indonesia 17/07/2015
    • Blogger Indonesia 17/07/2015
      • ndop 04/08/2015
  3. saidi 23/07/2015
  4. galihsatria 28/07/2015

Leave a Reply