Black Box to Cloud, Mungkinkah?

Pesawat Air Asia QZ 8501 dilaporkan hilang sejak Sabtu 28 Desember 2014, kemarin Minggu 11 Januari 2015 baru ditemukan lokasi black box-nya di kedalaman lebih dari 30 meter di Selat Karimata dan hari ini Senin 12 Januari 2015 black box tersebut baru berhasil dievakuasi.

Menemukan black box menjadi sangat penting untuk mengetahui penyebab kecelakaan pesawat. Namun seringkali untuk menemukan black box dari sebuah peristiwa kecelakaan pesawat memerlukan upaya yang luar biasa.

Pencarian black box tersebut selain membutuhkan waktu juga memerlukan biaya yang sangat besar untuk operasional kapal pencari dan tim penyelam yang harus berjibaku mempertaruhkan nyawa di kedalaman laut yang memiliki gelombang tinggi dan arus kuat.

Melihat betapa sulitnya mencari black box, malah di beberapa kasus tidak berhasil ditemukan, mestinya pesawat masa kini mulai memikirkan bagaimana mengupload secara live / real time data dari black box tersebut ke sebuah media penyimpanan di luar pesawat, misalnya cloud storage, sebagai cadangan / back up.

black box to cloud

Proses upload data bisa melalui jaringan internet, bisa melalui jalur komunikasi lain yang lebih hemat sumber daya. Jika mau diupload melalui internet rasanya sangat memungkinkan karena pesawat jaman sekarang sudah banyak yang dilengkapi dengan koneksi internet yang disedot langsung dari satelit.

Dengan adanya back up data black box tersebut di cloud storage, maka ketika terjadi kecelakaan dan black box tidak berhasil ditemukan, maka data yang ada di cloud storage tersebut bisa dijadikan bahan analisa mengapa sebuah kecelakaan bisa terjadi.

Kendala yang mungkin muncul dari sistem “Black Box to Cloud” ini adalah kebutuhan bandwidth yang besar dan mungkin memerlukan biaya yang besar pula karena menggunakan satelit yang saat ini masih tergolong teknologi mahal. Tapi suatu saat mungkin kebutuhan bandwidth sekaligus biaya tersebut bisa segera diatasi dengan makin majunya teknologi.

Semoga ide seperti ini sudah mulai (atau bahkan sudah) dipikirkan oleh para engineer di pabrik pesawat sana 🙂

5 Comments

  1. ndop 12/01/2015
  2. irvanyale.com 06/03/2015
  3. Andana Paringga 27/03/2015

Leave a Reply