Indonesia Hebat

Melihat iklan televisi Indonesia Hebat ini membuat saya terharu. Betapa tanpa kita sadari selama kita telah mengonsumsi makanan yang bahan-bahannya didatangkan dari luar negeri. Padahal Indonesia ini negeri yang gemah ripah loh jinawi. Ibarat tongkat kayu ditancapkan ke tanah Indonesia maka akan tumbuh menjadi tanaman.

Nyatanya beras saja impor dari Vietnam. Ayam saja impor dari Malaysia. Kentang saja impor dari Australia. Kedelai saja impor dari Amerika. Daging sapi saja impor dari Australia. Jagung saja impor dari India.

Padahal tanah Indonesia ini begitu subur. Terletak di garis katulistiwa dengan iklim tropis. Aneka bahan makanan pokok bisa kita hasilkan sendiri. Aneka buah-buahan dan sayuran bisa tumbuh subur. Aneka sumber protein hewani bisa hidup sehat dan gemuk di sini, di Indonesia ini.

Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan

Benar rupanya yang dikatakan Puan Maharani dalam iklan tersebut: “Tanpa kita sadari begitu banyak yang kita miliki, namun sedikit yang kita kuasai. Saatnya kita kembalikan kedaulatan pangan, agar tercipta kesejahteraan. Itulah Indonesia Hebat!”

Mungkin ada yang bertanya, apa hubungan kedaulatan pangan dengan kesejahteraan? Hubungannya sangat erat. Ketika kita mengimpor beras dari Vietnam, maka otomatis beras yang dihasilkan petani kita akan hancur harganya karena harus menyesuaikan dengan beras impor yang sangat murah. Begitu juga dengan bahan-bahan lain yang didatangkan dari luar negeri.

Bayangkan, sebagian besar penduduk Indonesia ini, terutama yang tinggal di pedesaan, menggantungkan hidupnya dari bercocok tanam. Menjadi petani. Dan itu bukanlah pekerjaan yang mudah sebagaimana kita pergi ke kantor, melakukan pekerjaan di depan komputer, berangkat jam 8 pagi pulang jam 5 sore, lalu setiap bulan terima gaji pada tanggal yang sudah pasti.

Lihatlah petani kita. Hampir seluruh waktunya dicurahkan untuk mengurus tanamannya di sawah. Tidak peduli siang dan malam. Mereka bekerja di bawah terik matahari yang begitu menyengat. Mereka tidak peduli kulit mereka menghitam legam.

Namun tahukah apa yang mereka dapatkan? Apakah keuntungan melimpah? TIDAK! Harga pupuk yang terus naik, harga obat-obatan pembasmi hama yang kiat mencekik, lalu ketika musim kemarau harus keluar uang lagi untuk mengaliri sawahnya dari air yang disedot dengan diesel sewaan, semua itu sangat mencekik petani.

Gajian mereka bukan setiap bulan. Tapi setiap panen yang rata-rata memerlukan waktu 3 bulan! Selama 3 bulan itu mereka harus berpuasa dan sangat berhemat karena hasil panen biasanya akan habis dalam sekejap untuk membayar utang pupuk, obat-obatan pertanian, membayar upah buruh tani, dan lain sebagainya.

Ditambah lagi dengan banyaknya impor bahan makanan dari luar negeri yang memaksa petani menjual hasil jerih payahnya lebih murah, sungguh hal itu telah menyengsarakan petani kita lahir dan batin. Maka tidak heran jika sekarang ini anak-anak petani tidak ada yang mau jadi petani.

Petani-petani kita saat ini sudah tua-tua. Maka jika impor tidak segera dihentikan, maka bisa dipastikan petani kita makin tidak sejahtera, dan ketika mereka sudah meninggal dunia satu per satu, maka Indonesia bisa kehilangan generasi petani. Apakah mau kita tergantung seterusnya ke produk impor? Sangat membayakan! Kita bisa dipermainkan oleh asing! Ketika terjadi ketegangan, kran ekspor mereka bisa dihentikan, dan kita sebagai pengimpor bisa mati kelaparan dalam sekejap!

Maka untuk menyejahterakan para petani kita, sebagian besar masyarakat Indonesia, maka kita harus kembali ke produk lokal. Kita genjot konsumsi pangan lokal kita. Dengan demikian petani makin sejahtera. Dan bangsa ini akan menjadi bangsa yang hebat, bangsa yang disegani oleh bangsa lain karena memiliki kemandirian pangan. Itulah Indonesia Hebat!

Menurutmu, Seperti Apa Indonesia Hebat itu?

Yang saya ceritakan di atas adalah Indonesia Hebat dari sisi ketahanan pangan. Masih ada banyak sisi lain yang menjadi elemen penyusun Indonesia hebat. Seperti apa sih Indonesia Hebat itu menurutmu?

Tuangkan opinimu tentang Indonesia Hebat ke dalam blogmu. Dapatkan hadiah total 11 juta rupiah. Batas akhir penulisan artikel tanggal 7 April 2014Β dan pemenang akan diumumkan tanggal 9 April 2014. So buruan saja. Untuk ketentuan kontes blog Indonesia Hebat selengkapnya bisa dibaca di website resmi Indonesia Hebat.

23 Comments

  1. Sriyono suke 21/03/2014
    • budiono 25/03/2014
  2. galihsatria 24/03/2014
    • budiono 25/03/2014
  3. Sapi-i 24/03/2014
    • budiono 25/03/2014
  4. Ririn 25/03/2014
    • budiono 25/03/2014
    • Catalog ibu 16/12/2016
  5. jarwadi 26/03/2014
  6. djoko 26/03/2014
  7. Yahya Doank 28/03/2014
  8. ndop 31/03/2014
  9. Asep Mulyana 01/04/2014
  10. Joe Ismail 04/04/2014
  11. dafhy 05/04/2014
  12. Ayuk 06/04/2014
  13. Alvi 25/05/2014
  14. Agen Obat 69 15/06/2014
  15. Veny Lai 11/01/2015
  16. farhaki 24/04/2016
  17. ngawidian.com 30/08/2016
  18. Catalog ibu 16/12/2016

Leave a Reply