Tentang Seminar Nasional

Di ITS setidaknya ada 2 Seminar Nasional yang sudah rutin dilaksanakan setiap tahun. Pertama yang di Pascasarjana ITS, yang kedua di Magister Managemen Teknologi di Kampus ITS Cokroaminoto. Dari kedua Seminar Nasional tersebut, pemakalahnya kebanyakan mahasiswa S2 dan S3 dari ITS dan kampus lain di Indonesia.

Nah, kemarin saya mempublikasikan paper ilmiah pertama saya yang berjudul: Social Media MarketingLiterature Review dan Peluang Penerapan di Indonesia” dalam forum Seminar Nasional Pascasarjana (SNPs) XII ITS. Pesertanya luar biasa banyak, hampir 200 pemakalah.

Secara umum pelaksanaan SNPs XII kemarin bisa dibilang sukses. Pesertanya banyak dan acara berjalan dengan lancar. Hanya saja dalam sesi paralel, sebelumnya diumumkan bahwa jatah waktunya 10 menit per presenter. Eh mendadak dipendekkan menjadi 5 menit. Ada beberapa peserta yang kasak-kusuk mengeluh, tapi saya sih santai aja. Mau 5 menit atau 1 jam, oke-oke aja :d

Insya Allah paper ilmiah kedua akan saya publikasikan di Seminar Nasional 1 Unitomo. Temanya masih tentang Social Media Marketing. Papernya belum mulai dibuat, tapi penelitiannya sudah jalan sambil mencari co-author.

Oia, sebenarnya di tahun 2010 lalu saya menjadi pembicara di Konferensi Internasional tentang Ecotourism yang diadakan oleh Universitas Ciputra. Tetapi posisi saya waktu itu sebagai nara sumber, bukan pemakalah. Jadilah tidak ada paper internasional yang saya publikasikan di forum itu 🙁

Yang patut disayangkan dari forum Seminar Nasional, baik di ITS maupun di tempat lain, namanya aja publikasi karya ilmiah, mestinya publikasi karya-karya ilmiah itu tidak hanya berupa proceeding tercetak, tapi juga disediakan dalam versi digital yang downloadable. Semakin banyak yang baca semakin bagus. Betul gak?

Daripada cuman mengeluh, saya langsung menyiapkan solusinya: sebuah website baru beralamat di SeminarNasional.com. Konsepnya bisa dibuat seperti ScienceDirect atau Emerald. Pengunjung bisa baca abstraknya saja, kalo pengen download full paper harus bayar sekian rupiah. Paper yang boleh disubmit adalah yang sudah diseminarkan minimal di level Seminar Nasional yang proceeding-nya punya nomor ISBN 🙂

Semoga rencana ini tidak berhenti hanya di angan-angan. Infrastruktur teknologi sudah siap, tinggal mencari partner yang mau bahu-membahu dalam merealisasikan ide ini. Bismillah..

3 Comments

  1. marsudiyanto 13/07/2012
  2. pety puri 13/07/2012
  3. galihsatria 14/07/2012

Leave a Reply