Puasa Romadhon 1431 Hijriyah

Alhamdulillah hari ini sudah memasuki hari ke-4 puasa Romadhon tahun 1431 Hijriyah. Cuaca di Surabaya amat sangat panas ketika siang hari, sinar matahari terasa sangat menyengat. Mirzy yang biasanya seharian penuh bermain entah ke mana, sejak puasa hari pertama lebih memilih tidur di dalam kamar. Mungkin dia juga merasakan panas yang sama sehingga malas keluar, sama seperti saya :mrgreen:

Mirzy Kucing Cerdas

Oia kepada kawan sekalian saya mohon maaf atas semua kesalahan dan khilaf selama interaksi kita. Mungkin Anda tersinggung dengan kata-kata saya, atau beda pandangan dengan saya, atau merasa terdholimi oleh saya, maka saya minta maaf. Dengan saling memaafkan semoga kita bisa menjalani ibadah-ibadah di bulan suci ini dengan lebih baik lagi.

Romadhon kali ini saya tidak pasang target aneh-aneh, sama seperti biasanya. Berikut ini target yang hendak saya capai selama satu bulan ini:

  1. Puasa satu bulan penuh tanpa mokel sekalipun. Alhamdulillah tahun-tahun sebelumnya bisa. Insya Alloh tahun ini juga bisa. Semoga tidak ada halangan syar’i yang menyebabkan saya harus membatalkan puasa. Aamiin..
  2. Membaca Quran dan memahami maknanya, setidaknya sekali khatam. Bagaimanapun Quran adalah landasan utama dalam Islam. Selama ini saya baru membacanya saja dan baru memahami maknanya setengah-setengah. Sungguh belum pantas dan masih jauh dari yang namanya Islam Kaaffah seperti perintah Allah: “Udkhuluu fis Silmi Kaaffah”.
  3. Belajar Tajwid kembali. Ah sudah lama sekali saya belajar tajwid, tata cara membaca Quran yang baik. Terakhir 10 tahun lalu ketika masih SMA di Jombang. Sekarang sudah lupa sebagian besar hukum-hukum bacaan Quran.
  4. Zero Misuh. Hehe.. tinggal di Surabaya memang sangat sulit menghindari yang namanya misuh, baik sekedar melafalkan maupun benar-benar misuh. Kedua-duanya akan saya kurangi sampai NOL 😉

Itu tadi yang hablum minalloh, hubungan dengan Alloh. Sedangkan hablum minan naas atau hubungan dengan sesama manusia-nya tentu saja saya ingin membangun hubungan baik dengan siapa saja dengan prinsip bahwa setiap manusia punya pengalaman dan pengetahuan sendiri-sendiri dan itu menghasilkan cara berfikir dan cara bersikap yang berbeda pula terhadap suatu masalah. Beda pendapat adalah anugerah!

Salam sukses untuk kita semuanya! Salam bonek!

Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh..

13 Comments

  1. olip 14/08/2010
  2. mbah sangkil 14/08/2010
  3. menone 14/08/2010
  4. wongndeso 14/08/2010
  5. aLe 15/08/2010
  6. aRuL 15/08/2010
  7. galihsatria 16/08/2010
  8. Anas 16/08/2010
  9. b43r 18/08/2010
  10. ndop 18/08/2010
  11. putu 20/08/2010
  12. ajurNA 06/09/2010
  13. tips sehat 17/03/2015

Leave a Reply