Hubungan Antara Punya NPWP dengan SUKSES

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) belakangan ini banyak dibicarakan orang gara-gara kasus Gayus yang kabarnya menggelapkan pajak sekecil 25 Milyar. Tentang skenario bagaimana si Gayus menggelapkan pajak itu hanya Tuhan, Gayus dan Wajib Pajak yang berhubungan dengannya saja yang tahu. Orang lain tidak usah menebak dengan ilmu paling kemeruh sekalipun, daripada jadi bahan tertawaan πŸ˜‰

NPWP dibicarakan orang karena NPWP identik dengan pembayar pajak. Namanya saja Nomor Pokok Wajib Pajak, ya khan? Kalau tidak untuk membayar pajak, lalu buat apa susah payah bikin NPWP?Β Supaya bebas fiskal ketika menggelandang ke luar negeri? Atau hanya untuk memenuhi kewajiban sebagai warga negara? Atau malah supaya dicap sebagai orang yang bijak?

Esensi dari NPWP adalah pajak. Tetapi bukan berarti yang tidak punya NPWP tidak membayar pajak. Sebagai contoh ada yang namanya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi yang punya tanah dan bangunan, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi yang membeli barang atau jasa, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bagi para pemilik kendaraan, Airport Tax bagi yang bepergian naik pesawat terbang, dan sebagainya. Punya atau tidak punya NPWP tetap membayar pajak tersebut khan?

Maka saya menjadi sangat heran ketika ada orang yang menganggap bahwa yang tidak punya NPWP adalah orang yang tidak mau membayar pajak dan dianggap tidak faham masalah aturan perpajakan. Mungkin orang yang beranggapan demikian merasa dirinya sudah paling faham tentang pajak dan merasa paling banyak bayar pajak, sehingga dengan mudah menganggap orang lain tidak faham, dan tidak berkontribusi terhadap pendapatan pajak negara :mrgreen:

Lebih lucu lagi ketika ada yang mengaitkan antara punya NPWP dengan sukses. “Gimana Mau Jadi Pengusaha Sukses Kalo NPWP Ndak Punya…???”, begitu tanya seseorang di dalam status facebooknya, yang sangat mungkin sekali status tersebut dibuat untuk menanggapi status facebook saya :mrgreen:

Pertanyaan retoris tersebut jika ditelaah maknanya maka akan memiliki pengertian sekuensial kausalitas: punya NPWP dulu, baru sukses. Juga statemen implisit bahwa tidak akan sukses jika tidak punya NPWP. Pertanyaan yang sebenarnya merupakan pernyataan tersebut bisa jadi berlaku bagi pembuat pertanyaan tersebut, tetapi tidak bisa dianggap berlaku untuk semua orang. Mungkin dia sebelum punya NPWP tidak sukses sama sekali, lalu setelah punya NPWP mendadak menjadi sukses luar biasa :mrgreen:

Tetapi menurut saya yang tidak faham masalah pajak ini, adalah terlalu jauh mengaitkan antara punya NPWP dengan sukses, apalagi menariknya ke dalam hubungan sekuensial kausalitas. Berurutan sebab akibat. Sukses dipengaruhi banyak faktor. Taat terhadap aturan undang-undang seperti aturan perpajakan tadi adalah salah satunya, bukan satu-satunya. Punya NPWP dan sukses itu bagus, tetapi tidak punya NPWP dan sukses itu juga tidak salah.

“Lho, punya NPWP itu kan kewajiban?” Iya itu betul, tidak salah. Dasar hukumnya juga ada. Tetapi jangan berlebihan menganggap NPWP adalah segalanya. Tanpa NPWP tidak akan sukses. Tanpa NPWP dianggap tidak bayar pajak. Dan seterusnya dan seterusnya..

Kalau masih ngotot menanyakan bagaimana caranya mengelak dari kewajiban punya NPWP, dan tetap beranggapan bahwa tidak mungkin sukses jika tidak punya NPWP, pergi ke Timbuktu aja sono! :mrgreen:

*ngelus-ngelus NPWP yang baru berusia 3 bulan ini, lumayan buat menggelandang ke NTUST Β dan Sorbonne University, gratis fiskal*

37 Comments

  1. Taufik Nur Maks'ud 29/03/2010
  2. budiono 29/03/2010
  3. ALRIS 29/03/2010
  4. Matt Wahyu 29/03/2010
  5. Anas 30/03/2010
  6. perubahan 30/03/2010
  7. Kyai Slamet 30/03/2010
  8. soewoeng 30/03/2010
  9. koplak 30/03/2010
  10. syadiashare 30/03/2010
  11. arifudin 30/03/2010
  12. Blue 01/04/2010
  13. ndop 01/04/2010
  14. Bunga 01/04/2010
  15. eshape 02/04/2010
  16. suryaden 02/04/2010
  17. RizqySultanAlfaroby 02/04/2010
  18. Jidat 02/04/2010
  19. Jauhari 02/04/2010
  20. Andy MSE 02/04/2010
  21. Menyapa 02/04/2010
  22. Helmy 02/04/2010
  23. endar 03/04/2010
  24. atlet 03/04/2010
  25. Bang Bob 10/04/2010
  26. asop 18/04/2010
  27. Amy 19/04/2010
  28. juventya 20/04/2010
  29. Paul 25/04/2010
  30. Patrick 25/04/2010
  31. Adam 25/04/2010
  32. Brian 25/04/2010
  33. Steve 25/04/2010
  34. George 26/04/2010
  35. Sean 27/04/2010
  36. Liainoinisibe 10/06/2011
  37. Fajar Pakong 21/01/2014

Leave a Reply